Nutrisi berfungsi mendukung pertumbuhan atau mencegah penyakit

Makanan yang mengandung nutrisi yang tubuh butuhkan adalah salah satu dari kriteria makanan sehat. Namun, kebanyakan orang mungkin masih belum bisa membedakan istilah nutrisi dengan gizi. Padahal, keduanya adalah istilah yang berbeda.
Mengingat nutrisi berperan penting dalam kehidupan manusia, tidak ada salahnya untuk mengetahui istilah nutrisi lebih mendalam. Tanpa terkecuali, memahami fungsi dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh.
Penjelasan Lebih Mendalam Terkait Nutrisi
Sebenarnya istilah nutrisi mengacu pada nutrien bagi makanan hewan ternak dan unsur hara tumbuhan. Istilah ini lazim dipergunakan dalam ilmu kedokteran dan peternakan hewan.
Namun, berdasarkan pernyataan World Health Organization (WHO) istilah nutrisi mengacu pada kandungan zat gizi yang manusia peroleh dari sumber makanan dan minuman yang berguna untuk kesehatan dan pembangunan sel tubuh.
Nutrisi yang baik, berarti mendapatkan jumlah nutrisi yang tepat dari makanan sehat dalam kombinasi yang tepat. Mendapatkan nutrisi yang baik berdampak positif pada aspek kesehatan.
Sebab, terpenuhinya asupan ini dengan baik dapat meningkatan kesehatan bayi, anak dan ibu, sistem kekebalan yang lebih kuat, kehamilan dan persalinan yang lebih aman.
Selain itu, terpenuhinya asupan ini juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit tidak menular. Misanya seperti penyakit gula dan penyakit kardiovaskular.
Jenis-Jenis Nutrisi
Nutrisi terbagi menjadi beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda bagi tubuh. Secara garis besar, jenis nutrisi terbagi atas dua kategori yaitu makronutrien dan mikronutrien sekaligus beberapa sub kategori dari keduanya:
1. Makronutrien
Makronutrien adalah nutrisi yang tubuh butuhkan dalam jumlah lebih besar yang memberi energi. Berikut adalah beberapa makronutrien:
Karbohidrat
Gula, pati, dan serat merupakan jenis karbohidrat. Tubuh dengan cepat memecah dan menyerap gula dan pati olahan. Tetapi, serat dan pati yang belum terolah merupakan karbohidrat kompleks.
Tubuh aka membutuhkan waktu untuk memecah dan menyerap karbohidrat kompleks. Setelah mengonsumsi serat, seseorang akan merasa kenyang lebih lama.

Protein
Protein terdiri dari asam amino, yaitu senyawa organik yang terbentuk secara alami. Ada 20 asam amino. Beberapa di antaranya penting, yang berarti setiap orang perlu memenuhi protein demi mengoptimalkan fungsi tubuh.

2. Mikronutrien
Mikronutrien memiliki sejumlah manfaat penting bagi tubuh. Termasuk memungkinkan tubuh memproduksi enzim, hormon, dan zat lain yang tubuh butuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan normal.
Meski tubuh memerlukan asupannya dalam jumlah kecil, dampaknya terhadap kesehatan tubuh sangat penting. Sebab, kekurangan asupan dari salah satu mikronutrien dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Berikut adalah beberapa mikronutrien yang perlu setiap orang penuhi:
Mineral
Misalnya seperti zat besi, kalsium, kalium, untuk menjaga keseimbangan fungsi organ. Sebagai contoh, terlalu sedikit kalium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan batu ginjal.

Vitamin
Beberapa jenis vitamin, seperti vitamin C berperan sebagai antioksidan. Artinya, vitamin ini dapat membantu melindungi sel dari kerusakan dengan menghilangkan molekul beracun atau radikal bebas, dari tubuh.

Lemak
Lemak sangat penting untuk pelumasan sendi, membantu organ memproduksi hormon, membantu penyerapan vitamin dalam tubuh hingga menjaga kesehatan otak. Meski begitu, asupan lemak berlebih dapat menyebabkan kolesterol tinggi, obesitas, hingga penyakit jantung.
